Oleh: ningsihnh | 13 Juni 2012

Every Woman Is Beautiful!

Banyaknya informasi yang beredar mengenai standard kecantikan seringkali bukan membuat para perempuan bertambah percaya diri, tetapi malah selalu melihat bahwa dirinya memiliki kekurangan. Ketika kekurangan itu disadari, tak semua perempuan punya kemampuan dan kemauan untuk mengatasinya. Tapi tunggu dulu, “kekurangan”? Itu kan karena standard yang dibuat oleh umum! Bagaimana dengan standard yang dibuat oleh diri sendiri?

Disadari atau tidak, standard umum itu kemudian disetujui oleh baik para perempuan sendiri maupun laki-laki. Bahwa perempuan cantik adalah yang bertubuh langsing, berpayudara besar, berwajah dengan hidung mancung, berkulit putih, dan lain-lain. Hal-hal fisik yang umumnya ideal karena ukurannya imajinasi seseorang tentang keindahan dan kecantikan yang sudah berabad-abad dibudayakan.

Perempuan sebenarnya selalu memiliki naluri untuk merasa bahwa dirinya cantik. Tapi berapa banyak yang percaya diri untuk meyakini bahwa dirinya cantik?

Ada yang bilang, cantik untuk ukuran fisik memang ada standardnya. Well, biarlah standard itu hanya untuk orang-orang yang membuatnya. Jangan pernah terjadi, standard itu kemudian mengecilkan keindahan alami yang Tuhan telah berikan pada kita.

Salah satu cara untuk meyakinkan diri sendiri bahwa dirinya cantik, perempuan harus percaya diri. Bagaimana untuk percaya diri? Banyak sekali caranya ya? Sudah terlalu banyak malah yang memberi tips untuk percaya diri. Tapi rasanya tak terlalu mudah untuk menerapkannya ya?

Tekanan dari luar juga seringkali menciutkan nyali perempuan untuk percaya diri. Bahkan tekanan itu tidak hanya datang dari orang yang tidak dikenal, tetapi justru dari orang-orang terdekat. Budaya kita ini memang masih membuat orang justru sulit menghargai kelebihan orang-orang terdekatnya, meledek jika orang yang dianggap dikenalnya itu ternyata dikagumi orang banyak, tetapi memuja orang yang tak dikenal hanya karena tahu sedikit yang ditampilkan di muka publik. Seolah-olah ada ketidakrelaan kalau dirinya tersaingi dalam keluarga, malah iri. Rasa bangga yang tulus akan datang dengan perlahan, tak spontan.

Tapi tak apa, itu hanya sebagian kecil dari sisi kehidupan. Yang terpenting sekarang, agar para perempuan tak lagi merasa dirinya tak cantik, apa yang harus dilakukan? Saya punya beberapa tips yang mungkin bisa dicoba.

1. Sadari keistimewaan diri. Jangan pernah katakan tidak ada yang istimewa pada diri kita. Ada! Coba perhatikan baik-baik, setiap dari bagian tubuh kita pasti punya keindahan tersendiri!

2. Eksplorasi keindahan itu. Keindahan itu bisa terlihat secara alami ketika kita tak lagi peduli harus mengikuti standard orang lain. Temukan ciri khas kita, dan jadikan itu sebagai sesuatu yang patut dibanggakan.

3. Tingkatkan nilai diri dengan memperbanyak ilmu pengetahuan bagi diri, alias “Feed Your Brain, Educate Yourself!”

4. Kritik tak harus membuat kita merasa menjadi orang yang paling tak beruntung. Ketika kritik itu jujur, maka kita akan berusaha memperbaiki diri. Tak bisa secepat kilat, tapi melalui proses penerimaan diri, kita akan menyadari bahwa kritik adalah semacam alat pengasah kecantikan kita. Membuat kita makin bersinar setelah melalui proses perbaikan diri.

5. Jangan menghina penampilan orang lain. Kritik boleh, tapi tidak hinaan. Selera adalah persoalan pribadi. Itu akan makin memperburuk citra dan penampilan. Ketika seseorang merasa dirinya tidak cantik, lalu mudah menghina fisik orang lain, maka ia tak akan punya kesempatan mempercantik diri dan menonjolkan kecantikannya.

6. Selalu merawat diri dengan baik, menjaga kebersihan, dan memilih pakaian yang nyaman. Tampilkan sesuatu yang mencirikan diri sendiri.

7. Tahap awal memunculkan rasa percaya diri dan memulai menjadi pribadi yang selalu yakin pada diri sendiri adalah masa-masa yang rawan akan kritik, bahkan tak jarang cemoohan. Anggap semua itu sebagai bagian dari ‘detox’. Satu persatu, ‘kotoran-kotoran’ di tubuh kita diluruhkan pada masa itu.

8. Bisa karena biasa. Ketika kita terbiasa menyadari kelebihan diri kita, maka ‘alarm’ akan berbunyi sendiri ketika diri merasa tertindas. Biasakanlah diri menjadi orang yang menyayangi diri, dan hanya kebaikan yang boleh diterima dan diterapkan dalam hidup.

9. Ketika kita bisa menyadari kecantikan alami yang kita miliki, kita tak lagi dipusingkan oleh hal-hal sepele yang bisa merendahkan diri sendiri. Secara alami pula, kita akan membuat diri menjadi cantik tanpa perlu menjadi pribadi lain yang tak sesuai dengan hati nurani.

10. Jangan pernah jadi pecundang hanya karena mendengar orang lain berkata kita tidak cantik!

11. Bersikap jujur dan tak perlu terlalu mengagumi orang yang dianggap lebih cantik. Ukuran cantik bisa berubah hanya karena hal-hal kecil seperti cara bicara maupun perilaku.

“Every woman is beautiful.” Pujian cantik akan membuat rasa percaya diri seseorang meningkat. Oleh karenanya, mari saling berbagi pujian “cantik” pada sesama perempuan, agar kita saling bisa berbagi kekuatan!

by: Risa Amrikasari

http://www.perempuanindonesia.org

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: