Oleh: ningsihnh | 11 Mei 2012

Para Pria, Jangan Menyimpan Dompet di Saku Belakang Celana

Dear All,

Ini pengalaman teman sy sendiri:

Sekedar sharing, maaf kalau sudah mendapat info yang sama.

Kemarin saya mengunjungi chiropractor (ahli syaraf dan tulang) dengan keluhan pinggang/punggung bawah yang kadang tiba2 suka sakit walaupun saya tidak mengangkat beban berat atau melakukan aktivitas yang intense (fitness misalnya).

Awalnya saya pikir ini berhubungan dengan cedera saya beberapa tahun yang lalu (jatuh dan harus menjalani physical therapy).

Ternyata setelah di scan, ada salah satu piringan tulang punggung bagian bawah (dekat tulang -maaf- bokong) saya yang sedikit bergeser.

Karena cedera saya waktu itu, saya sudah cukup berhati2 dalam menjalankan aktivitas, jadi dokternya menanyakan soal kebiasaan saya sehari2, pekerjaan saya, dan berapa jam dalam sehari saya duduk di kursi.
Pertanyaan terakhir cukup membingungkan: “kalo bawa dompet, disimpen dimana?”. Ya sudah pasti, di kantong celana belakang seperti dari jaman dulu pertama punya dompet =).

Dia langsung menjelaskan bahwa itu kebiasaan sangat buruk dan banyak sekali lelaki dewasa yang tidak menyadari hal ini. Waktu kita duduk (baik waktu nyetir atau di kantor), dompet di kantong belakang kita (apalagi yang dompetnya tebal) berubah fungsi jadi “pengganjal” antara -maaf lagi- bokong kita dengan tempat duduk. Otomatis posisi tulang punggung bawah (lumbar vertebrae) dan tulang panggul (pelvic) yang harusnya rata atau sejajar, tanpa kita sadari jadi agak miring.

Berhubung ini sudah kita lakukan bertahun2, kita tidak terlalu merasakan ini. Tapi coba kita analisa, kalau kita duduk manis di kantor selama 7 jam sehari x 5 hari kerja, itu 35 jam seminggu. Belum waktu nyetir, nongkrong di restoran, dll. Berapa total waktu tulang belakang dan tulang panggul kita “dipaksa” dalam posisi yang tidak ideal ini dalam setahun, 10-20 tahun?

Akibatnya bisa bermacam2. Salah satunya ya seperti saya ini, pergeseran disk. Disk yang bergeser bisa menjepit syaraf2 tulang belakang dan menimbulkan nyeri dan linu sekitar punggung bawah maupun atas, migraine/sakit kepala yang datang/pergi tiba2 dan bahkan kelumpuhan. Ini disebabkan banyaknya syaraf2 yang berfungsi mengontrol fungsi otak dan pergerakan tubuh yang sliweran dan bermuara di dekat tulang belakang kita.

Demikian sharingnya, maaf kalau kepanjangan. Semoga bermanfaat sebelum
terlambat.

 

diambil dari milis [readersdigest_ indonesia]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: