Oleh: ningsihnh | 20 April 2012

Waspadai Gula Tambahan Pada Susu Anak

Susu sebenarnya telah mengandung kadar gula alami didalamnya yang disebut laktosa. Namun agar susu terasa lebih enak dan disukai anak-anak terkadang susu pertumbuhan diberi gula tambahan.

Para orang tua diharapkan lebih berhati – hati dalam memilih produk susu bagi buah hatinya. Dr Fiastuti dari Departemen Ilmu Gizi FKUI/RSCM menyatakan, olahan dari produk susu yang diberi gula tambahan seperti sukrosa, maltodextrin dan sirup glukosa dapat meningkatkan kepadatan energi, mengurangi nilai gizi susu, dan kecenderungan kelebihan glikemia dan insulin.

Kadar gula yang tinggi merupakan salah satu pemicu obesitas. Orang tua harus mengetahui hal ini.
Beberapa jenis gula tambahan dalam susu:

  • Gula, glukosa, dekstrosa, fruktosa, sukrosa
  • Sirup seperti sirup jagung (sirup jagung padat), sirup glukosa (sirup glukosa padat), sirup jagung tinggi fruktosa, sirup gandum
  • Gula jagung
  • Madu
  • Tepung – tepungan

Asupan karbohidrat atau gula akan direspon oleh hormon insulin yang kemudian akan dirubah menjadi energi. Namun untuk energi yang tidak terpakai akan dismpan dalam bentuk lemak. Dan dapat dipastikan jika tubuh terlalu sering mendapat asupan glikemik dalam jumlah yang banyak akan membuat pankreas bekerja keras unuk mengeluarkan insulin dalam tubuh.

Dengan selalu mencermati nilai gizi dalam kemasan susu anak anda, merupakan langkah baik terhindar dari obesitas.

sumber : sehatpedia.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: