Oleh: ningsihnh | 5 April 2012

Makanan Yang (Ternyata) Berbahaya

AKHIR-akhir ini marak investigasi yang meneliti bahwa banyak makanan di sekitar kita yang berbahaya. Entah karena bahan pewarna atau pengawet, namun makanan ini juga perlu Anda waspadai!

Food & Drug Administration (FDA) menemukan ancaman bahaya pada beberapa makanan yang ternyata tak pernah kita duga sebelumnya. Makanan ini mungkin kelihatannya sehat (dan mungkin sebenarnya memang sehat), sayangnya beberapa kondisi menyebabkan makanan ini justru mengancam kesehatan Anda.

Sayuran Mentah

Tak akan lengkap jika Anda tak menambahkan menu lalapan (sayuran mentah) saat menyantap ayam goreng atau ikan, lengkap dengan sambalnya. Warna sayuran yang hijau, tentu memberikan kesan bahwa ia baik dan sehat untuk dimakan. Sebenarnya memang demikian, sayuran hijau sehat untuk tubuh karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi.

Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan kandungan pestisida dan bahan kimia serta kuman yang menempel. Dilaporkan sejak 1990, puluhan ribu kasus keracunan/ sakit dialami oleh masyarakat karena mengonsumsi sayuran mentah. Setelah dicek kembali, ternyata sayuran ini tidak dicuci bersih sehingga banyak bakteri serta sisa pestisida yang masih menempel.

Telur Mentah

Telur kaya akan kandungan omega-3 yang baik untuk tubuh. Namun, siapa sangka jika dihidangkan mentah, ia membawa ancaman bakteri berbahaya Salmonella. Bahkan hingga saat ini, wanita hamil dilarang menyantap menu telur mentah atau setengah matang. “Makanan selalu sehat jika kita menyajikan dengan cara yang benar dan sehat. Sejauh ini, telur mentah tetap merupakan makanan yang harus dihindari. Kita tak pernah tahu apakah ada bakteri Salmonella yang terkandung di dalamnya,” ungkap Craig Herberg, PhD, seorang peneliti dan pengajar di University of Minnesota.

Tuna Mentah

Beberapa ikan mentah ditengarai dapat menyebabkan kram pada tubuh, sakit kepala dan rasa mual tak terkendali. Ini disebabkan ikan mentah tersebut membawa bakteri atau racun. FDA tetap mengingatkan agar ikan disajikan dalam menu yang sudah dimasak agar racun dan bakteri mati. Namun, ini jelas tetap berbahaya bagi ikan yang mengandung merkuri. Mereka tetap berbahaya.

Kerang Mentah

Pada beberapa menu, kerang disajikan mentah dengan saus jeruk nipis/lemon yang segar agar bau amisnya hilang. Bukan hanya sekedar bau amis yang harus dicermati, kandungan bakterinya juga harus Anda pertimbangkan. Bakteri yang mungkin hidup di dalam kerang ini dikenal dengan nama Vivrio vulnificus, dapat menyebabkan mual, muntah, hingga diare.

Kentang Mentah/ setengah matang

Sama halnya dengan sayuran lain, kentang juga sebaiknya disajikan sepenuhnya dalam keadaan matang. Kentang mentah/ setengah matang cenderung membawa bakteri Listeria, Shigella E. Coli, dan Salmonella.

Keju

Keju sebenarnya adalah produk susu yang diproses sedemikian rupa sehingga menjadi keju yang lezat dan bergizi. Sayangnya, gizi ini tak serta merta bisa dirasakan semua orang. Mereka yang hamil dan memiliki alergi pada keju, sebaiknya menghindari keju jenis Feta, Brie, Camembert, Blue-veined, dan keju Meksiko. Keju-keju tersebut berpotensi membawa bakteri Salmonella dan Listeria yang bisa menyebabkan seseorang keguguran.

Ice Cream

Bukan ancaman demam atau flu yang ditakutkan dari sebuah ice cream, namun beberapa jenis ice cream dibuat dengan proses pasteurisasi yang kurang sempurna. Dan ada pula yang dibuat dengan bahan telur mentah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, telur mentah merupakan media yang tepat untuk penyebaran bakteri Salmonella. Inilah yang harus dipertimbangkan sebelum mengonsumsi sebuah ice cream.

Tomat dan Cabe

Bahan merah ranum yang menggiurkan ini seringkali ditemukan di dalam salad atau sambal. Memang segar apabila kedua jenis bumbu sayuran ini dicampurkan, namun dalam keadaan mentah mereka bisa berbahaya. Bahaya datang karena keduanya berpotensi masih menyimpan pestisida atau membawa bakteri di kulit mereka. Sehingga sudah seharusnya kita mencuci hingga bersih semua sayuran, dan bumbu-bumbu yang akan disajikan.

Taoge dan Jamur

Kedua tanaman ini memang rasanya lezat, namun mereka adalah sumber bakteri yang tumbuh di daerah lembab dan punya potensi yang banyak mengusung penyakit ke dalam tubuh Anda. FDA, seperti dikutip dari health.com menyarankan untuk mencuci bersih dan mengolah hingga matang kedua jenis sayuran ini.

Seandainya Anda ingin menyajikan taoge dalam keadaan mentah, pastikan Anda mencucinya dengan bersih dan sempat merendam dengan air hangat, sejenak.

Buah Berries dan Anggur

Buah-buah jenis yang tak perlu dikupas ini seringkali membuat kita lalai untuk mencucinya terlebih dahulu. Bahkan, terkadang seusai memetik dari kebun atau baru saja membeli dari pasar, kita tak segan memakannya karena sudah tak sabar. Padahal, kita tak pernah tahu berapa banyak pestisida dan bakteri yang menempel di kulit buah. Untuk itu, sebelum mengonsumsinya, pastikan kita mencuci bersih.

Semua makanan sebenarnya baik, jika kita tahu dan mempraktekkan pengolahannya dengan baik dan benar. Pastikan selalu mencuci bersih semua sayuran dan buah-buahan dengan air yang mengalir. Simpan di wadah yang aman dan jauh dari lalat. Lebih baik hidangkan menu-menu yang seharusnya dimasak terlebih dahulu. Makanan mentah mungkin terdengar menantang, namun bahaya di baliknya juga harus dipertimbangkan. Be wise

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: