Oleh: ningsihnh | 4 April 2012

MENGENALI GEJALA STROKE

Kenapa seseorang bisa terkena stroke dan bagaimana terhindar dari penyakit ini?

Orang dengan denyut jantung yang tidak teratur (fibrilasi atrium) juga lebih rawan terserang stroke. Setelah stroke, bagian otak yang terserang tidak lagi berfungsi dan perawatan medis darurat dibutuhkan. stroke disebut juga cerebrovascular accident atau CVA diakibatkan oleh kerusakan bagian otak karena aliran darah yang tersumbat. Aliran darah ke otak dapat terganggu akibat penyumbatan (trombosit atau embolisme) atau kebocoran (perdarahan) salah satu arteri di otak. CVA lebih sering terjadi pada pengidap darah tinggi, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi.

Penyebab stroke

  • Sekitar separuh dari semua troke terjadi ketika gumpalan darah terbentuk dalam arteri otak. Proses ini disebut trombosis serubrum.
  • Embolisme serubrum terjadi ketika fragmen gumpalan darah yang telah terbentuk di bagian tubuh lain, misalnya di jantung atau arteri utama di leher, terbawa dalam darah dan tersangkut di arteri yang memasok otak. Hampir sepertiga dari semua stroke disebabkan oleh embolisme serebrum.
  • Perdarahan serebrum, yang menyebabkan sekitar seperlima dari semua stroke terjadi ketika arteri yang mengaliri otak pecah dan darah merembes keluar menuju otak.
  • Gumpalan darah yang menyebabkan trombosit serebrum dan embolisme serebrum lebih mungkin terbentuk dalam arteri yang telah rusak akibat aterosklerosis, kondisi berupa penumpukan lemak (ateroma) pada dinding arteri. Faktor-faktor yang meningkatkan ateroskleoris adalah pola makan tinggi lemak, merokok, diabetes melitus, dan peningkatan kadar kolesterol darah.

risiko yang disebabkan oleh stroke

  • Risiko embolisme, trombosit, atau perdarahan serebrum meningkat akibat tekanan darah tinggi  yang diperiksa dan ditangani segera.
  • Embolisme serebrum mungkin merupakan komplikasi gangguan jantung seperti kelainan ritme jantung, kelainan katup jantung, dan serangan jantung yang belum lama terjadi, yang semuanya dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah di jantung.
  • Anemia sel bulan sabit atau abnormalitas sel darah merah, juga meningkatkan risiko trombosis serebrum karena sel darah abnormal cenderung menggumpal dan menyumbat pembuluh darah.
  • Kondisi yang lebih jarang terjadi adalah trombosis karena penyempitan dan arteri yang mengalir ke otak akibat peradangan dalam kelainan autoimun, misalnya poliarteritis nodosa, yaitu penyerapan jaringan tubuh yang sehat oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

gejala orang yang terkena stroke berikut adalah gejala yang bisa kita lihat pada orang yang terkena stroke, Pada kebanyakan orang, gejala stroke berkembang cepat dalam hitungan detik atau menit.

  • Rasa lemas dan ketidakmampuan menggerakkan salah satu sisi tubuh.
  • Mati rasa pada salah satu sisi tubuh.
  • Tremor, kikuk, atau kehilangan kontrol gerakan halus.
  • Gangguan penglihatan, misalnya satu mata yang tidak dapat melihat.
  • Bicara tidak jelas.
  • Kesulitan menemukan kata-kata dan memahami omongan orang lain.
  • Muntah-muntah, vertigo, dan kesulitan menjaga keseimbangan.
  • Stroke berat dapat menyebabkan penderita tidak sadar dan mengalami koma, bahkan meninggal dunia.

Bagaimana mendiagnosis stroke tips Artikel kesehatan 2012
Jika Anda mencurigai seseorang terkena stroke, bawalah dia cepat-cepat ke rumah sakit untuk menemukan penyebabnya dan memulai penanganan. Pencitraan otak, misalnya computerized tomography (CT) scan atau MRI dapat dilakukan untuk mencari tahu apakah stroke disebabkan oleh perdarahan atau penyumbatan pembuluh darah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: